Kedua
video tersebut membahas mengenai perdagangan internasional.
Dalam
video pertama kita dapat mengetahui bahwa perdagangan internasional merupakan
hal yang penting dalam ekonomi global. Dalam perdagangan internasional terjadi
kegiatan ekpor impor antara negara satu dengan yang lain. Setiap negara
memiliki keunggulan produksi di bidang masing-masing. Seperti contoh pada tahun 2014 Amerika
mengimpor lebih dari 2T dolar seperti minyak mobil dan pakaian dari negara di
seluruh dunia. Namun Amerika adalah negara ekportir terbesar kedua di dunia
yang menjual teknologi tinggi seperti obat-obatan, turbin jet, generator dan
pesawat terbang ke seluruh negara di dunia. Dan juga mengekspor barang
intelektual seperti album Kanye West film pixar sebaik komoditi dalam jumlah
besar seperti jagung, minyak dan kapas. Dalam kegiatan ekspor impor dapat
terjadi surplus dan defisit. Terjadi surplus dimana ekspor lebih besar dari
pada impor. Sedangkan defisit terjadi jika impor lebih besar daripada ekspor. Perdagangan
antar negara tergantung permintaan barang suatu negara, stabilitas politik, dan
suku bunga. Namun yang paling penting yaitu faktor nilai tukar. Bagaimana bisa
nilai tukar menjadi faktor penting dalam perdagangan internasional?
Dari video tersebut diketahui bahwa
jika nilai dollar menurun maka barang impor akan menjadi mahal sehingga
menyebabkan impor mengalami penurunan sedangkan barang ekspor menjadi murah
sehingga menyebabkan tingginya nilai ekspor. Jika nilai dolar mengalami
kenaikan maka impor akan menjadi murah sehingga mengakibatkan tingginya nilai
impor sedangkan barang ekspor menjadi mahal sehingga nilai ekspor emngalami
penurunan. Hal tersebut berlaku jika sesuatu negara menggunakan mata uang
dolar.
Sedangkan
di video kedua membahas mengenai 4 metode pembayaran dalam perdagangan
internasional.
1. Open
Account: Dalam pembayaran jenis ini hal pertama yaitu sales contract yang
dibuat oleh eksportir dan importer lalu pengiriman dilakukan lebih dulu disusul
dengan document, baru kemudian pembayaran dilakukan oleh importir. Dalam hal
ini resiko terjadi kepada eksportir karena eksportir harus mengirimkan barang
terlebih dulu. Disinilah eksportir harus memiliki kepercayaan yang penuh
terhadap importer.
2. Advance
Payment: Dalam pembayaran jenis ini hal pertama yang dilakukan yaitu sales
contract antara eksportir dan importer. Kemudian dilakukannya pembayaran
terlebih dahulu oleh importir. Kemudian dilakukan pengiriman barang oleh
eksportir dan kemudian dikirimkannya dokumen oleh eksportir kepada importir.
Dalam hal ini importir harus mempercayai eksportir dikarenakan ia harus
membayar lebih dulu.
3. Documentary Collection
Documentary Collection merupakan sistem pembayaran dengan cara penjual mengirimkan
barang kepada pembeli dan melakukan penagihan
pembayaran dengan menggunakan dokumen melalui jasa Bank.
Pada umumnya terdapat 2 (dua) jenis Documentary Collection :
·
Collection
D/P (Document against Payment).
Dokumen diserahkan kepada pembeli setelah pembeli membayar lunas harga barang yang tercantum pada dokumen
atas pengiriman barang.
·
Collection
D/A (Document against Acceptance).
Dokumen
diserahkan kepada pembeli setelah
pembeli mengaksep draft yang dilampirkan dalam dokumen. Pembayaran dilakukan
oleh pembeli pada tanggal jatuh tempo yang tertera dalam draft yang diaksep.
4. Letter
of Credit (L/C)
Letter of Credit (L/C) adalah jaminan pembayaran/janji bayar dari issuing Bank
kepada pihak penerima (beneficiary), apabila dokumen yang telah
disampaikan oleh beneficiary sesuai dengan syarat-syarat L/C, UCP 600,
dan standar praktik perbankan internasional (complying presentation).
- L/C berlandaskan peraturan (rules) Unifom Customs and Practice for Documentary Credit ICC Publication No. 600 (UCP 600).
- L/C bersifat irrevocable yang artinya tidak bisa dibatalkan secara sepihak.
- L/C bersifat independen (dalam artian terpisah dari sales contract).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar